Saturday, January 7, 2012

Sudah...Sudah...Sudah...


Hey... pagi tanggal 6 Januari 2012… mungkin menjadi pagi dimana aku bangun sangat awal di awal tahun 2012 ini, tidak masalah bagiku hanya dapat tidur + 1 jam di kamar mu… sebelumnya,  saat aku menemani mu untuk berpamitan dengan keluarga ku adalah waktu yang aku benci… karena aku harus menyiapkan diri kalau kamu melakukan hal sama untukku… saat kamu bicara kalau ini seperti mimpi dan aku berusaha untuk menyakinkanmu kalau sekarang atau esok sama saja karena kamu juga harus pergi ke sana… Aku tidak hanya berusaha untuk meyakinkan dirimu saja, tetapi aku juga sedang meyakinkan diriku…
Dalam perjalanananku menuju bandara, dag dig dug rasanya… hawa dingin dan perasaan campur aduk yang ku rasa menambah jantungku berdetak lebih cepat dari biasanya… Jam di depan ku menunjukkan pukul 5.25. Setelah selesai check in, kamu menemui ku dan mela, lalu kamu bilang “aku boarding jam 5.55” dan aku sempat bilang “oh… masi setengah jam lagi” itu rasanya cepet banget.. dan mulai saat itu juga perutku bergejolak…ahahahah…mungkin karena dag dig dug jadinya menjalar ke kontraksi perut...hohoho
Yaaaa… waktu perpisahan datang juga... saat kamu memeluk mela, aku berusaha untuk mengembangkan senyumku sampe mela bilang “senyum-senyum aja lu, yas” dan aku cuma bisa membalas dengan senyuman… saat ku bilang “kalau kamu nangis, nanti aku jadi ikutan nangis” sebenarnya aku sedang berusaha terus tersenyum untuk mu karena aku hanya mau memberikan senyuman untuk mu bukan tangisan perpisahan. Aku juga gak akan tahan kalau kamu menangis dan bersedih di depan ku karena itu akan membuat aku semakin berat melepas kamu. Walaupun tidak aku ucapkan, aku sangat sangat tidak siap dan berat hati untuk melepas kamu. Saat memeluk kamu, itu adalah waktu yang menyadarkan aku bahwa kita akan berpisah raga. Rasanya, aku tak ingin melepas pelukanmu. Melihat kamu masuk buat boarding, hatiku tambah bergejolak. Ya disinilah awal waktuku tanpa kamu di dekatku setelah kurang lebih 4 tahun kita bersama.

Perpisahan tidak bisa dihindari karena kita pernah berjumpa dalam bahagia dan duka. Hari ini kita sama-sama terluka karena perpisahan. Di saat inilah juga, kita semakin erat dan selalu terikat. Walaupun raga kita melangkah jauh, tapi hati ku dan hati mu makin mendekat. Sedihnya sudah cukup sampai di sini saja karena bahagia telah menjemput kita. Kenangan yang telah kita ciptakan menjadi benih-benih asa yang akan kita wujudkan. Sampai kapanpun, aku, kamu, dan kenangan yang tercipta tidak akan terganti.
Kita tidak harus selalu bersama, kan? Kita harus melanjutkan langkah bukan berhenti di sini, tapi ke tempat yang siap kita tapaki. Kita akan menemukan suasana baru, bukan di sini, tapi di sana. Tempat dimana kita akan melangkah. Air mata yang menderai hari ini biarlah menjadi pengganti kata yang tidak bisa diungkapkan. Tersenyumlah… biarkan senyuman yang mengantar kita menuju bahagia. Jarak bukan apa-apa untuk memisahkan kita karena kamu harus ingat bahwa hati kita sudah dekat. Nanti kita bertemu lagi ya, saat mimpi mu dan mimpi ku telah berubah wujud menjadi kenyataan. 

Aku belum mengatakan ini (persahabatan kita tidak akan luntur karena jarak”) kan??? Aku hanya takut merasa sendiri, yas. Biasanya kamu yang ngajak “makan soto yuk, yas” “jalan yuk, yas” atau apalah ajakan-ajakan mu yang lainnya. Aku di sini akan baik-baik saja dan kamu juga harus baik-baik saja... Aku menulis ini untuk membuatku berhenti terisak-isak karena ingat pelukan terakhir di bandara…

Tambahan buat mela:
Mel… lo yang masih sama gw di sini… jangan pernah biarkan gw merasa sendiri ya… :) Gw yakin lo juga gak akan membiarkan itu terjadi. Lo juga jangan pernah merasa sendiri ya. Nge-es krim yuk, Mel!!!

Love you, yas…Love you, mel… Kita akan sukses menjemput impian… :)

(Ayun - me - Mela)
Senyuuuuummmman yang menguatkan kita.... :)




Sunday, January 1, 2012

2011…. I’m thankful for…


Tidak terasa siklus 365 hari telah berakhir. Banyak warna yang telah dilalui dalam perjalanan hidup. Rasa sedih, senang, kecewa, dan amarah pernah menghampiri hari-hari gw. Sometimes when life got easy to stand, the smile just spread easyly. But sometimes, the life got hard to stand and I just complaint about what going on… Arrrrgggghhh… I just want to remember that memory. It’s like hearing the songs on my playlist from the first until the last song. I have learned to live a life. Yaaa… it will be going on along my life. Tapi gw tetap bersyukur karena 2011 banyak hal yang terjadi. Dan gw pun harus berterima kasih untuk hal-hal kecil ataupun besar… 2011 is a blessed year. So I’m thankful for...
  • Rentetan sidang yang berhasil aku lalui… mulai darii sidang proposal – pembahasan – sidang akhir yang membuat gw menjadi ST…ahahahaha….

(wisudaan juga akhirnya....hihihihi)
  • Gw jadi "PENDUDUK SEMARANG" dan "BUKAN PENDUDUK BEKASI"

  • Gw boleh belajar bekerja a.k.a latihan kerja dan punya penghasilan sendiri
  • Punya sahabat-sahabat yang oke banget, yang tetep mendukung gw dalam keadaan apapun… Keep rock on, guys!!!! Cc:  Ulya, No'e, The Kimz (Ayun, Mela, Apel, Phopo, Cipoy, Isti, and Dindonk), Santi, Noph, Upil, dan PJ (Tia, Wily, Agoy, Nino ---> ayooo kita buktikan siapa yang gak jomblo di 2012 ini...wkwkwk)
Bukan berarti tahun-tahun sebelumnya gak penuh berkat, hanya saja ya tahun ini cukup menjungkirbalikan hati gw…ahahahha… 
Semoga tahun 2012 ini, gw bisa mewujudkan harapan-harapan yang belum terwujud. Tentunya dengan bantuan Tuhan karena dalam Dia ada pengharapan. Immanuel.

-tnf-

Saturday, December 31, 2011

Enjoy this life, yas!!!

Enjoy aja kayak LA Light...:)
Andai ne jargon bisa bener2 diterapkan dalam kehidupan sehari-hari...Semoga saja...
Jadiii inget ini...


Biarkan lelah dan rasa khawatirmu tenggelam dalam lelapnya tidurmu
Biarkan tenggelam dan tergantikan oleh senyuman pagi...:)


*Tulisan kapan ya ini??lupaaaaaa...


-tnf-